Search This Blog

Saturday, August 18, 2018

cara ampuh obati dan cegah diare

August 18, 2018 0 Comments

Diare sangat membuat kita menderita dan kualahan, karena rasa ingin ke kamar kecil (WC) setiap saat. Apalagi disaat kita sedang dalam aktifitas yang padat, tentu hal itu sangat mengganggu bukan. Dalam perkembangan dunia kesehatan tentu sudah banyak sekali kita temui obat-obat khusus diare diapotik. Namun ada berbagai pengobatan rumahan yang bisa menjadi alternative yang lebih baik dibandingkan obat-obatan kimia dan juga tentu obat rumahan dapat membantu anda mengatasi diare sekaligus menghindari masalah lainnya yang sering mengikuti, seperti dehidrasi. Dikutip dari Mayo Clinic dan WebMD, ada beberapa pengobatan rumahan sederhana dan efektif untuk mengatasi diare yang Anda alami.

Berikut ulasannya :

   1.  Meminum cairan-cairan bening
Sebaiknya Anda minum banyak cairan bening seperti air putih, air kaldu, dan jus, setiap hari, dan hindari dari minum alkohol dan kafein. Namun meski harus banyak minum cairan bening, sebaiknya ini Anda lakukan secara bertahap dan teratur, jikalau dilakukan secara tidak teratur tentu tidak akan efektif.
Anda bisa meningkatkan cairan yang Anda minum setidaknya 1 liter per jam selama 1-2 jam, atau lebih lama lagi jika Anda memiliki diare dengan jumlah besar. Jika Anda memiliki penyakit ginjal, jantung, atau hati dan harus membatasi cairan, bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda meningkatkan jumlah cairan yang Anda minum.

   2.  Coba makanan-makanan semi padat dan rendah serat secara bertahap
Seiring pergerakan usus yang kembali normal, Anda sebaiknya memakan makanan semipadat dan rendah serat seperti roti bakar, telur, nasi, atau ayam. Namun, menambah porsi dan asupannya sebaiknya dilakukan secara bertahap dan perlahan-lahan.

    3.  Hindari makanan tertentu
Karena usus Anda belum bisa mengolah makanan yang mungkin biasa Anda makan, sebaiknya Anda menghindari beberapa produk makanan seperti produk susu olahan, makanan berlemak, makanan berserat tinggi, atau makanan dengan banyak bumbu selama beberapa hari.
Dikutip dari Best Health Mag, sebaiknya Anda juga menghindari makanan yang kayak akan bahan-bahan kasar, yang bisa sulit untuk dicerna. Makanan-makanan ini termasuk kacang-kacangan, kubis, atau kubis bertunas.
Ketika Anda sudah mulai baikan, Anda bisa memakan makanan yang mudah dicerna dulu. Namun, tetap ada beberapa makanan yang harus Anda hindari, seperti:
  • Makanan pedas, buah-buahan tertentu, alkohol, dan kafein sampai 48 jam setelah semua gejala diare Anda menghilang.
  • Bila Anda memakan permen karet, hindari yang mengandung sorbitol.
  • Hindari susu selama 3 hari setelah gejala diare Anda hilang. Namun, Anda bisa memakan keju atau yogurt yang mengandung probiotik.
    4.  Pilih makanan yang mengandung probiotik
Probiotik mengandung sekumpulan bakteri hidup yang mirip dengan bakteri sehat yang umumnya ditemukan di dalam sistem pencernaan tubuh. Probiotik dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat yang ada untuk melawan kuman dalam saluran pencernaan Anda. Suplemen probiotik juga ada dan Anda bisa memilihnya. Bakteri bermanfaat ini juga bisa ditemukan dalam yoghurt dan keju.

    5.  Makan bubur wortel
Wortel merupakan sumber pektin. Anda bisa membuat bubur atau sup wortel dengan memasaknya sampai halus, lalu memblendernya dengan tambahan sedikit air dan menuangkannya di mangkuk, seperti makanan bayi. Anda bisa makan ¼ – ½ mangkuk setiap jamnya.

    6.  Minum the hitam manis
Anda bisa minum teh hitam manis dengan gula. Air panas bisa membantu rehidrasi dan teh mengandung astringen tanin yang membantu mengurangi peradangan usus.

    7.  Makan blackberry
Sebaiknya Anda juga memakan blackberry kaya tanin yang sudah lama menjadi pengobatan rumahan yang cukup umum. Blackberry tersebut bisa Anda jadikan teh, dengan merebus 1-2 sendok makan blackberry atau daun blackberry kering dalam 1 ½ gelas air selama 10 menit, lalu seduh. Minum beberapa gelas beberapa kali sehari. Teh raspberry juga bisa jadi pilihan, karena ia juga efektif meredakan diare Anda.

Demikian ulasan singkat Saya mengenai cara mengobati dan mencegah diare. semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya dan semoga artikel ini dapat dibaca oleh banyak orang dan menjadi amal jariah untuk Penulis.

Thursday, August 16, 2018

Obat luka dan bisul

August 16, 2018 0 Comments
“Penggunaan saleb bagi penyembuhan luka dan bisul”

"Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh"
Sesuai judul saya akan membahas cara mengobati luka dan bisul. Seperti yang kita ketahui luka merupakan salah satu jenis cidera pada kulit yang mengalami robek, teriris, tertusuk, atau ketika terkena benda tumpul sehingga menyebabkan memar. 

Sedangkan bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Benjolan itu akibat infeksibateri yang memicu peradangan pada folikel rambut,yaitu lubang tempat tumbuhnya rambut, dan bagian kulit yang paling sering terkena bisul adalah wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, dan paha. Ini terjadi karena bagian-bagian tersebut sering mengalami gesekan dan berkeringat. Selain itu bisul juga bias tumbuh pada kelopak mata. Kondisi inilah yang biasa kita kenal dengan istilah bintitan. Penyebab utama bisul adalah bakteri Staphylococcus Aureus. Bakteri ini dapat ditemukan pada kulit dan didalam hidung manusia tanpa menimbulkan masalah. Infeksi terjadi jika bakteri masuk hingga ke folikel rambut melalui luka gores atau gigitan serangga. Bisul bias terjadi pada siapa saja dan ada beberapa factor yang diduga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit ini. 

Factor-faktor tersebut meliputi :
1.Kontak langsung dengan penderita.
2.Kebersihan yang tidak terjaga.
3.Memiliki system kekebalan tubuh yang lemah.
4.Mengalami masalah kulit (kulit berjerawat atau eksim)

Ketahuilah bahwa saleb sangat besar sekali faedahnya untuk membersihkan luka-luka dan bisul-bisul, juga dapat membunuh kuman-kuman yang bersarang disana. Apabila luka atau bisul itu dibiarkan saja, maka ia akan menjalar dan mungkin juga akan berakibat fatal bagi kesehatan tubuh kita dan tentu akan mempengaruhi aktifitas kita sehari-hari. saleb adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Seperti yang kita semua ketahui ada banyak produk saleb-saleb diapotik yang terbuat dari bahan kimia, tetapi alangkah baiknya kita gunakan saleb alami yang kita racik sendiri dengan bahan-bahan alami yang mudah kita dapat dilingkungan sekitar. Karena saleb alami akan minim resikonya bagi kulit kita dibandingkan dengan saleb berbahan kimia, bahkan saleb berbahan alami tanpa efeksamping sekalipun.

Berikut ini adalah cara-cara penyembuhan alami untuk mengobati luka-luka dan bisul-bisul dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar kita.

1.Menghentikan darah mengalir
Jika ada suatu bagian pada tubuh yang terkena benda tajam atau benda lainnya sehingga mengakibatkan luka dan mengeluarkan darah, maka untuk menghentukan aliran darah dari luka tersebut ambillah daun kenari (walnut), lalu ditumbuk halus tanpa air, setelah halus tempelkanlah pada luka tersebut maka isyaAllah darahnya akan berhenti mengalir seketika.
 
(kenari)

2.Menyembuhkan luka-luka
Ambillah daun krei, keringkan lalu giling, setelah ahalus lalu percikkanlah pada luka tersebut. Maka insyaAllah luka itu akan merapat dengan cepat.
(daun krei)

3.Membuang daging bekas luka yang membusuk
Ambillah sebiji bawang putih, tumbuk yang halus lalu balutkan pada luka.
 
(bawang putih)

4.Membersihkan luka-luka
Ambilah tawas  (alum) yang telah dibakar, belerang dan kulit kayu manis, semuanya ditumbuk halus. Kemudian minyakilah luka itu dengan madu dan terakhir percikkanlah serbuk yang telah dihaluskan tadi. insyaAllah akan sembuh segera.
(tawas)  
(kulit kayu manis)


 
(madu)

Cara-cara diatas dapat diterapkan pula jikalau seseorang terkena penyakit bisul-bisul.  Penyakit itu datangnya dari Allah dan juga penyembuhnya ada di Allah, maka selain kita berusaha untuk mengobatinya sebaiknya di iringi pula dengan doa-doa. Dan ada baiknya kita biasakan hidup sehat dan bersih serta menjaga diri kita dari penyakit, karena mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.

Sekian artikel singkat yang dapat saya tulis mengenai “Penggunaan saleb bagi penyembuhan luka dan bisul” dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.

"Wasalammualikum warahmatullahi wabarokatuh"